Kesalahan 1-3: desain tanpa arah
Pertama: mendesain tanpa target audience — micro-community targeting lebih efektif. Kedua: produk salah untuk desain. Cocokkan desain dengan produk relevan. Ketiga: tidak riset kompetitor. Analisis apa yang berhasil sebelum membuat desain.
Kesalahan 4-5: kualitas dan originalitas
Keempat: menyalin desain orang lain. Risiko hukum serius (takedown, denda). Buat orisinal atau gunakan AI. Kelima: tidak pesan sampel. 92% pelanggan menilai kualitas cetak sebagai alasan repeat order.
Kesalahan 6-7: pricing dan kebijakan toko
Keenam: harga terlalu rendah/tinggi. 43% seller yakin berdampak negatif tinggi. Target gross 40-45%, net 30-35%. Ketujuh: kebijakan tidak jelas. Return, shipping, customer service harus transparan.
Kesalahan 8-9: SEO dan marketing
Kedelapan: tidak SEO. 45% seller yakin berdampak negatif tinggi. Optimasi judul, deskripsi, tags. Kesembilan: penjualan tanpa marketing. 93% yakin social media penting. Instagram, TikTok, Pinterest.
Kesalahan 10: tidak menganalisis data
Tidak analisis traffic dan penjualan. Bisnis POD sukses dibangun di atas data. Google Analytics, marketplace analytics, data provider POD. Review data minimal seminggu sekali.